Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian Blockchain dan Desentralisasi

Kali ini saya akan menjelaskan apa itu blockchain dengan penjelasan yang sangat sederhada. Diharapkan nanti kalian dapat menjelasakan teknologi ini kepada teman-teman kalian, dan menyelamatkan teman-teman kalian dari pemerintah yang selalu ingin mengontrol aktivitas kita. Mari kita mulai dengan apa itu block.

Apa itu Block?

Dalam cryptocurrency, blok hanyalah sekumpulan data. Sebenarnya, datanya bisa apa saja, tapi disini hanya kumpulan catatan. Mari kita ambil contoh para produk cryptocurrency yang pertama yaitu bitcoin, didalam bloknya hanya terdapat sekumpulan data daftar transaksi Misalnya seperti ini:

A mengirim   5btc ke B

D mengirim   4btc ke E

G mengirim 10btc ke H

Z mengirim 15btc ke X

Dan seterusnya

Jika kita ambil contoh ethereum, sebagian besar isi bloknya adalah transaksi, tetapi bisa juga beberapa hal lain, seperti smart contract. Untuk alt-coin lainnya bisa berupa penggunaan wifi, atau file, atau dokumen. Meskipun demikian, blok hanyalah kumpulan catatan.

Pada kali ini, untuk menjelaskan apa itu blockchain, kita akan berpegangan pada catatan transaksi, seperti di bitcoin. Secara spesifik saya menyebutnya buku besar atau ledger, karena ini adalah catatan transaksi yang memuat perpindahan uang.

Blok-blok ini memiliki batasan, setiap blok biasanya terdapat sekitar 4000 transaksi

Apa yang akan terjadi setelah blok-blok ini penuh? Blok ini ditambahkan ke jaringan. Bagaimana caranya? Yah, dengan cara menambang/mining, dan karena Bitcoin adalah cryptocurrency dengan consensus “Proof-of-work”, maka miner harus membuktikan bahwa dialah yang menambang.

Apa itu Chain?

Jadi dengan bitcoin, ada dua hal tambahan yang perlu Kalian ketahui.

Satu, siapa pun yang memecahkan blok maka mereka akan mendapatkan reward, inilah alasan mengapa peredaran bitcoin dipasar bertambah.

Kedua, mereka juga menambahkan hash dari blok terakhir ke dalamnya. Hal ini membuatnya menjadi rantai, karena setiap blok baru mengacu pada yang terakhir. Di sinilah keajaiban blockchain bekerja. Jika Anda mencoba untuk kembali dan mengedit blok lama, yang lebih baru semuanya berubah karena Anda mengacaukan hash yang ditunjukkan oleh semua itu.

Ketika kita berbicara tentang fungsi hashing dan SHA-256, mengubahnya sedikit maka akan mengubah semuanya. Begitulah cara kami memastikan seseorang tidak kembali dan menambahkan lebih banyak uang ke akun mereka. Dalam artian, apa pun yang ditambahkan ke blockchain maka akan ditulis dalam sejarah selamanya, karena itu tidak dapat diubah. Ini bagus untuk hal-hal seperti transaksi, tetapi buruk untuk hal-hal seperti materi berhak cipta atau hal-hal yang memalukan. Ini adalah sifat asli dari internet.

Apa itu Desentralisasi?

Hal yang penting mengenai blockchain adalah terdesentralisasi. Ini bukanlah sesuatu yang membingungkan, coba pikirkanlah seperti ini. Terpusat berarti satu orang/institusi yang mengendalikannya. Misalnya, nilai Anda di sekolah menengah… hanya guru Anda yang memiliki akses untuk menambahkan nilai dan mengubah nilai Anda. Mereka bisa memberikan nilai yang jelek dan membuat anda tidak naik kelas, mungkin Anda hanya tidak paham pelajaran yang mereka ajarkan karena mereka payah dalam mengajar. Untuk lebih mudah, desentralisasi berarti lebih dari satu orang dapat memiliki akses ke nilai Anda.

Bayangkan jika semua teman sekelas Anda diizinkan untuk melihat jawaban Anda dan memberi Anda nilai berdasarkan tugas yang anda kerjakan dan hasil ujian Anda. Bayangkan jika mereka bisa memilih nilai yang akan Anda dapatkan, bukan guru Anda. Demikianlah apa yang dimaksud dengan desentralisasi. Siapapun yang ingin memilikinya dapat memilikinya dan melihat daftar transaksi bitcoin. Tidak hanya itu, ini adalah bagian penting, siapa pun dapat menambang dan memberikan suaranya(voting) di blockchain. Ini berarti mereka dapat mengatakan “A benar-benar membayar B 50 juta”.

Tapi hal tersebut akan menimbulkan pertanyaan, mengapa sekelompok remaja ingin melihat hasil tes Anda? Terlebih lagi, mengapa mereka ingin menghabiskan banyak waktu untuk melihat dan kemudian menilai? Nah, dalam analogi ini, mereka akan dibayar - di hampir setiap blockchain, Anda mendapatkan hadiah untuk berpartisipasi dan memberikan suara yang bagus. Dalam bitcoin, Anda dibayar dalam bitcoin… dan seterusnya.

Kesimpulan

Jadi kesimpulannya, kita memiliki blok yang terdiri dari data, dan dalam hal mata uang kripto, biasanya berupa daftar transaksi. Selanjutnya, setelah kita memiliki blok, kita harus menemukan "kata sandi" untuk itu, atau hash yang memecahkan blok tersebut. Penambang melakukan ini dengan menebak dan memeriksa sampai mereka mendapatkan jackpot.

Setelah mereka menemukan solusi untuk blok tersebut, mereka memastikan bahwa itu terkait dengan blok sebelumnya, sehingga setiap blok sebenarnya memiliki riwayat setiap transaksi di dalamnya.

Karena setiap blok terhubung ke blok sebelumnya, maka hal itu akan membuat rantai. Dan itulah yang disebut blockchain. Terima kasih telah membaca.