Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Menghitung Loan Loss Coverage Ratio Atau Rasio Cakupan Kerugian Pinjaman

Perusahaan memiliki dana cadangan untuk dapat digunakan pada saat pendapatan utama terganggu atau berkurang agar operasional perusahaan tidak terganggu, perusahaan mengukurnya dengan menggunakan loan loss coverage ratio atau rasio cakupan kerugian pinjaman seperti rumus dibawah ini:

Untuk menggunakan rumus diatas, ikuti langkah-langkah berikut:

1. Temukan laba sebelum pajak di dekat bagian bawah laporan laba rugi, penyisihan kerugian pinjaman (provision for loan losses) di bagian aset neraca, dan beban bersih di bagian pengeluaran dari laporan laba rugi.

2. Tambahkan laba sebelum pajak dan penyisihan kerugian pinjaman.

3. Bagilah jawaban dari Langkah 2 dengan beban bersih untuk mendapatkan rasio cakupan kerugian pinjaman atau loan loss coverage ratio.

Jika bank meminjamkan uang kepada seseorang dan orang itu tidak membayarnya kembali, maka bank tersebut telah kehilangan uang itu. Demikian juga, jika perusahaan menjual produk kepada pelanggan dan pelanggan tidak pernah membayar tagihan, maka perusahaan juga kehilangan uang itu. 

Berapa banyak uang yang harus disimpan perusahaan untuk menutupi kerugian ini? Jika sebuah perusahaan memiliki terlalu banyak uang untuk menutupi kerugian, itu berarti perusahaan tidak menggunakan asetnya secara efisien, tetapi jika memiliki terlalu sedikit, itu berarti perusahan berisiko bangkrut. Tentu saja, mengurangi beban bersih adalah pilihan terbaik, tetapi perusahaan juga harus selalu memiliki potensi kerugian yang ditanggung.