Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Menghitung Net Interest Margin

Cara yang baik untuk menentukan apakah perusahaan secara efektif menggunakan aset produktifnya adalah dengan melihat proporsi pendapatan yang dihasilkan untuk nilai aset perusahaan. Dengan kata lain, Anda dapat mengetahu apakah aset yang produktif benar-benar menghasilkan cukup uang untuk mengatasi beban bunga atau apakah perusahaan lebih baik hanya melunasi hutangnya untuk mengurangi beban bunga. Untuk menghitung net interest margin, kalian dapat menggunakan rumus dibawah ini:

Ikuti langkah-langkah berikut untuk menggunakan rumus diatas: 

1. Temukan interest returns dan beban bunga pada laporan laba rugi. 
2. Gunakan neraca tahun berjalan dan tahun sebelumnya untuk menghitung rata-rata aset yang produktif (Tambahkan aktiva produktif dari sekarang  tahun dan tahun sebelumnya dan bagi jawabannya dengan 2). 
3. Kurangi Pengembalian Bungan dengan Beban Bunga. 
4. Bagilah jawaban Anda dari Langkah 3 dengan jawaban dari Langkah 2 untuk menemukan  Net Interest Margin. 

Net Interest Margin yang bernilai negatif berarti perusahaan membayar bunga lebih banyak daripada yang dihasilkan. Untuk bank dan perusahaan persewaan berarti perusahaan lebih baik menggunakan asetnya untuk melunasi pinjamannya daripada mencoba meminjamkannya ke orang lain. Untuk perusahaan yang sama, rasio positif berapapun lebih baik daripada negatif, tetapi rasio yang lebih tinggi menunjukkan penggunaan aset yang lebih efektif. Untuk semua perusahaan lainnya yang tidak menghasilkan proporsi yang signifikan dari pendapatan bunga mereka, kalian masih dapat menggunakan rasio ini untuk melengkapi rasio manajemen aset lainnya, tetapi rasio ini tidak terlalu efektif karena beban bunga biasanya terkait dengan pendapatan total, bukan hanya pengembalian bunga.