Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cash Dividend Coverage Ratio

Salah satu cara untuk membantu menentukan kestabilan dividen perusahaan adalah dengan memperkirakan kemampuan perusahaan untuk memenuhi pembayaran dividen hanya dengan menggunakan arus kas operasi. Penggunaan arus kas operasi membantu menunjukkan apakah operasi inti perusahaan berkontribusi pada kekuatan keuangan perusahaan, yang mana dapat membantu investor memperkirakan apakah rasio terkait stabil. Untuk menentukan seberapa stabil dividen perusahaan, investor dapat menggunakan cash dividend coverage ratio atau rasio cakupan dividen tunai:

Cash Dividend Coverage Ratio = Operating cashflows / Cash dividend
Ikuti langkah-langkah berikut untuk menghitung cash  dividend coverage ratio:

1. Temukan arus kas dari aktivitas operasi di bagian laporan arus kas dan dividen tunai di bagian bawah laporan laba rugi.
2. Bagilah arus kas operasi dengan dividen tunai untuk mendapatkan cash dividend coverage ratio.

Bagi investor yang lebih menyukai saham yang mengeluarkan dividen, rasio ini dapat membantu mereka menentukan apakah perusahaan akan terus memiliki dividen yang stabil. Ini juga berfungsi sebagai cara bagi investor lain, serta manajemen, untuk menghitung kekuatan kompetitif dan efisiensi keuangan perusahaan. Bagaimanapun, di satu sisi, rasio cakupan dividen tunai mewakili kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba melebihi apa yang diperlukan untuk tingkat pertumbuhan saat ini hanya dengan menggunakan operasi intinya.