Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara menghitung Sales to Working Capital

Tingkat likuiditas yang baik bergantung pada masing-masing perusahaan yang bersangkutan. Tetapi Anda dapat menggunakan rasio sales to working capital untuk membantu menentukan apakah suatu perusahaan memiliki terlalu banyak atau terlalu sedikit aset lancar jika dibandingkan dengan kewajiban lancarnya. Begini rumus Sales to Working Capital:

Sales to Working capital = Sales(Penjualan) / Working Capital(Modal Kerja)

Berikut cara menggunakan rasio ini:

1. Temukan penjualan di bagian atas laporan laba rugi.
2. Hitung modal kerja dengan mengurangi kewajiban lancar dari aset lancar (keduanya dapat Anda temukan di neraca).
3. Bagi nilai penjualan perusahaan dengan modal kerja untuk mendapatkan rasio sales to working capital.

Angka yang sangat tinggi dapat menunjukkan bahwa perusahaan saat ini tidak memiliki cukup aset yang tersedia untuk mempertahankan tingkat inventaris pada jumlah penjualan yang dibuatnya. Angka yang sangat rendah dapat berarti bahwa perusahaan mempertahankan proporsi asetnya yang begitu tinggi sehingga tidak menggunakan asetnya untuk menghasilkan penjualan. Melihat bagaimana penjualan perusahaan terhadap modal kerja bervariasi dari waktu ke waktu jika dibandingkan dengan pesaingnya dapat membantu memberikan konteks pada metrik likuiditas ini dengan mengukur seberapa efektif perusahaan mengelola modal kerjanya.