Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Menghitung Percentage of Earnings Retained

Ketika sebuah perusahaan menghasilkan laba, perusahaan dapat menggunakan uangnya dengan salah satu dari dua cara berikut:

✓ Perusahaan dapat memberikan uang kepada para pemegang saham dalam bentuk dividen. 
✓ Perusahaan dapat menyimpan uang sebagai laba ditahan dengan maksud untuk diinvestasikan ulang untuk meningkatkan nilai perusahaan.

Investor dapat menggunakan percentage of earning retained atau persentase laba ditahan untuk mengevaluasi seberapa efektif perusahaan menghasilkan nilai pada saham dengan menggunakan laba ditahan dibandingkan dengan investasi potensial lain yang menghasilkan dividen. Anda dapat menghitungnya dengan menggunakan rumus dibawah ini:

Percentage of Earnings Retained = (Laba bersih - Total dividen) / Laba bersih
Ikuti langkah-langkah berikut untuk menggunakan rumus diatas:

1. Temukan laba bersih dan total dividen pada laporan laba rugi.
2. Kurangi laba bersih dengan total dividen yang dikeluarkan oleh perusahaan.
3. Bagilah jawaban dari Langkah 2 dengan laba bersih untuk mencari persentase laba ditahan.

Interpretasi persentase laba ditahan dapat bervariasi. Jika sebuah perusahaan baru atau memiliki potensi pertumbuhan yang tinggi, maka kemungkinan besar perusahaan tersebut akan memiliki persentase laba ditahan yang sangat tinggi karena akan membutuhkan dana tersebut untuk diinvestasikan kembali ke perusahaan untuk menunjang pertumbuhan. Jika sebuah perusahaan mengalami stagnasi dan masih memiliki persentase laba ditahan yang sangat tinggi, perusahaan mungkin akan mengalami masalah. Perusahaan kecil dengan potensi pertumbuhan yang tinggi tetapi memiliki persentase laba ditahan yang rendah juga dapat menghadapi masalah di masa depan atau sebaliknya tidak memenuhi potensinya, sehingga menurunkan nilainya dibandingkan dengan harganya.