Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Menghitung Debt Ratio

Perusahaan dengan jumlah hutang yang berlebihan berada pada risiko gagal bayar yang sangat tinggi, sehingga tidak heran jika rasio hutang sebuah perusahaan sangat penting bagi para stakeholder. Salah satunya adalah pemberi pinjaman, pemberi pinjaman ingin mengetahui rasio hutang perusahaan karena mereka ingin uang mereka kembali - bahkan jika perusahaan tersebut gulung tikar. Begitu pula dengan investor, investor ingin mengetahui rasio hutang perusahaan karena mereka ingin memiliki perusahaan yang sebanding dengan nilai investasinya. Manajemen perusahaan juga ingin mengetahui rasio utangnya untuk menentukan apakah mereka berisiko gagal bayar pada utangnya. Anda dapat menghitung debt ratio atau rasio utang dengan menggunakan rasio dibawah ini:

Debt Ratio = Total liabilitas/Total aset


Berikut cara menggunakan persamaan ini:

1. Temukan total liabilitas dan total aset di bagian neraca.
2. Bagilah total liabilitas dengan total aset untuk mendapatkan rasio hutang.

Rasio utang memberi tahu Anda berapa persentase total aset perusahaan yang didanai oleh utang. Rasio hutang lebih dari 1 berarti perusahaan sebenarnya memiliki lebih banyak hutang daripada nilai perusahaan. Jika rasio utang kurang dari 1 berarti perusahaan memiliki lebih banyak aset daripada hutangnya. Rasio utang mendekati 1 adalah posisi yang buruk, apalagi rasio yang lebih tinggi dari 1.